Bakteri E. coli Turut Ditemukan di Ayam Katsu MBG

Kediri — Hasil pemeriksaan laboratorium sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kediri membuka fakta baru. Setelah sebelumnya bakteri Escherichia coli (E. coli) ditemukan pada nasi dan buah melon, hasil terbaru menunjukkan bakteri yang sama juga ditemukan pada sampel ayam katsu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida, mengatakan sampel ayam katsu yang disajikan kepada siswa juga dinyatakan mengandung bakteri E. coli berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Selain buah melon dan nasi, ayam katsu yang disajikan pada siswa juga mengandung bakteri E. coli,” kata dr. Hamida, Kamis (24/9).

Dengan hasil terbaru tersebut, tiga sampel makanan yang diperiksa di Labkesda Kota Kediri, yakni nasi, buah melon, dan ayam katsu, seluruhnya ditemukan mengandung bakteri E. coli.

Sebelumnya, hasil pemeriksaan nasi dan melon telah keluar lebih dahulu. Pada sampel nasi ditemukan E. coli sebanyak satu, sedangkan pada sampel melon ditemukan tujuh.

Sementara itu, sampel edamame dan sayur tidak diperiksa di Labkesda Kota Kediri. Dr. Hamida mengatakan, kedua sampel tersebut diambil dalam kondisi utuh oleh tim Reskrim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium di Surabaya.

“Edamame dan sayur tidak diperiksa, karena sampel yang utuh diambil oleh Reskrim untuk diperiksa ke Lab Surabaya, infonya,” ujarnya.

Temuan E. coli pada tiga sampel makanan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG.

Sebelumnya, dr. Hamida menyebut kemungkinan kontaminasi dapat berkaitan dengan proses pengolahan makanan. Faktor yang perlu diperhatikan meliputi kondisi bahan mentah, proses pencucian, penyimpanan, pemasakan, hingga jeda waktu antara makanan selesai dimasak dan dibagikan kepada siswa.

Dinkes Kota Kediri juga akan memberikan advis kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar seluruh prosedur higiene dan sanitasi makanan diterapkan dalam setiap tahapan pengolahan dan penyajian MBG.

Sementara, Nitrasari, Humas RSUD Gambiran menjelaskan saat ini seluruh siswa yang dirawat telah sehat dan pulang.

“Total seluruhnya yang sempat di rawat 15 siswa dan sudah pulang,” pungkasnya.kin/mg

Related posts

Leave a Comment